Suwarno Yoseph-PKn
Tetap semangat dalam berkarya
 
 
 

Komentator

 

Pengunjung

21475
 

WAJIB 24 JAM MENGAJAR

Tunjangan profesi sebagai guru terancam dihentikan apabila guru tidak dapat memenuhi kewajiban mengajar 24 jam sesuai dengan mata pelajaran yang disertifikasi. Tunjangan profesi yang sudah dirasakan memang cukup menambah kesejahteraan para guru sekalipun bagi guru swasta sebagian besar baru mendapat tunjangan sebesar 1,5 juta karena belum lolos impassing sekalipun sudah mengajukan persyaratannya. Tunjangan tersebut terancam dihentikan kalau tidak mampu memenuhi 24 jam mengajar.

Sebenarnya bagi guru yayasan kewajiban mengajar 24 jam tersebut bukan hal yang baru sebab sudah lama ada kewajiban mengajar 24 jam. Mengapa sekarang kewajiban mengajar 24 jam menjadi suatu masalah? adakah solusinya?

Kenyataan di lapangan memang mengajar 24 jam sesuai dengan mata pelajaran yang disertifikasi menjadi masalah. Banyak sekolah terutama yayasan kecil, sekolah kecil yang sekarang ini kekurangan murid. Akibatnya jumlah rombongan belajar berkurang. Selanjutnya bagi guru banyak yang mengalami kekurangan jam.Seorang guru yang mengajar mata pelajaran yang hanya berbobot 2 jam perminggu harus mengajar 12 kelas untuk mencapai 24 jam, sementara guru mata pelajaran yang perminggunya 4 jam harus mengajar 6 kelas. Bagaimana dapat mememnuhi 24 jam kalau jumlah muridnya sedikit dan kelasnya sedikit? Kalau guru yang bersangkutan mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah cukup mengajar 6 jam perminggu. Kalau mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah, kepala lab atau kepala perpustakaan sudah cukup kalau mengajar 12 jam. Kalau guru tidak mendapat tugas tambahan ya harus mengajar di sekolah lain hingga mendapatkan  genap 24 jam mengajar. Persoalannya mengajar di sekolah lain ini juga tidak mudah. Harus negosiasi jauh sebelumnya padahal ada kemungkinan di sekolah lain juga mengalami hal yang sama yaitu kekurangan jam. Belum lagi semangat mengajarnya, pengabdiannya apakah bisa diandalkan karena motifasinya sekedar mendapatkan jam yang bisa memenuhi kewajiban untuk mendapatkan tunjangan profesi. 

Bagaimana supaya tunjangan profesi tetap dapat diterima sekalipun sekolahnya dengan jumlah murid dan jumlah kelas yang sedikit? Sebab ketidak mampuan memenuhi kewajiban mengajar 24 jam bukan karena kesalahan diri guru tetapi karena kondisi. Ya ini hanya usulan  guru : pertama guru tetap diberi kesempatan mengajar lebih dari satu mapel seklaipun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan sertifikasinya sehingga minimal seorang guru mendapat 4 jam perminggu sehingga dengan 6 kelas sudah bisa dipenuhi. kedua ada perubahan peraturan perundang-undangan yang memberi pengecualian bagi guru yang tidak bisa memenuhi 24 jam karena kondisi sekolahnya yang tidak memungkinkan misalnya cukup 18 jam saja. Ketiga guru yang tidak dapat mememnuhi kewajiban mengajar 24 jam karena kondisi sekolahnya tetap mendapatkan tunjangan dengan prosentase tertentu sehingga tidak 100% misalnya yang hanya mampu memenuhi mengajar 20 jam mendapatkan 85 % tunjangan Profesi. kurang dari 15 jam mengajar mendapatkan tunjangan profesi 60%. Menurut hemat penulis hal semacam ini cukup adil. Sebab saya yakin guru pasti mau mengajar 24 jam atau lebih tetapi karena kondisi sekolahnya yang tidak memungkinkan terpaksa tidak mendapat 24 jam mengajar dan dapat diberi tugas-tugas lain. Semoga ada kebijakan yang berkeadilan sehingga guru tidak ada kekawatiran kehilangan tunjangan profesi yang telah diperjuangkan sebelunya. Semoga!!!

Komentar :

Nama :
E-mail :
Web :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar

    [Emoticon]
 

Pengumuman PPMB

 

Artikel Popular

  • Menyambut Kurikulum 2013
    Guru - 03-02-2013 23:38:18  (1)
  • Kebangkitan Nasional
    Nasionalisme - 19-05-2012 11:01:51  (1)
  • Materi Bangsa dan Negara
    PKn - 08-09-2011 13:05:06  (1)
  • Selamat Datang
    Umum - 30-05-2011 09:32:04  (1)
 

Komentar Terbaru

 

Artikel Terbaru

 
Home | Profil | Pengumuman

Copyright © 2011 Unair | Designed by Free CSS Templates